Christmas day soon arrived.
Although we do not know exactly when the birth of Jesus Christ the savior but at least December 25 remind us of the birth of Christ.
But do we still remember the birth of Christ?
Or will we only remember Santa Claus?
Most of us are busy preparing a gift for gift exchange or prepare food for the party.
Rare or no one remembers the purpose of this Christmas day.
They are too busy to party and wait for the arrival of Santa Claus.
People think only Santa Claus.
Is there Jesus Christ in our mind?
At the time of preparing the party, for whom the party was being held?
DO we remember to invite Jesus Christ to come to the party?
Or we forget to invite Christ to come to the party to remember his birth?
Immediately apologized to him.
Remember that Christmas day to commemorate the birth of Christ rather than waiting for the arrival of Santa Claus.
Jesus or Santa Claus
Kristus atau Santa Claus?
Hari natal sebentar lagi tiba.
Meskipun kita tidak tahu kapan tepatnya hati kelahiran Kristus sang juru selamat tetapi setidaknya 25 Desember dapat mengingatkan kita akan kelahiran Kristus.
Tetapi apakah kita masih mengingat akan kelahiran Kristus?
Atau kita hanya mengingat akan kedatangan Santa Claus?
Kebanyakan dari kita sibuk menyiapkan kado untuk tukar kado atau menyiapkan makanan untuk pesta.
Jarang atau malah tidak ada yang ingat tentang tujuan hari Natal ini.
Mereka terlalu sibuk untuk berpesta dan menunggu kedatangan Santa Claus.
Yang dipikirkan orang hanya Santa Claus.
Tidak adakah Kristus dipikiran kita?
Pada saat mempersiapkan pesta, untuk siapakah pesta itu diadakan?
Ingatkah kita mengundang Kristus untuk hadir dalam pesta tersebut?
Atau malah kita lupa untuk mengundang Kristus untuk datang pada pesta mengenang kelahirannya?
Segeralah minta maaf kepada-Nya.
Ingatlah bahwa hari Natal untuk mengenang kelahiran kristus bukan menunggu kedatangan Santa Claus.
