Banyak pertanyaan tentang tanggal 25 Desember. Pertanyaan yang banyak diajukan orang
adalah apa benar tanggal 25 Desember adalah hari kelahiran Tuhan Yesus? Jika tidak
maka kapan hari kelahiran Tuhan Yesus dan mengapa diputuskan tanggal 25 Desember?
Jawabannya adalah saya sendiri tidak tau secara jelas kapan kelahiran Tuhan Yesus, yang tau
jawabannya hanya Tuhan Yesus sendiri dan orang zaman dahulu
kalaupun ada yang sampai "membedah" kitab suci untuk mencari kapan kelahiran Tuhan
Yesus, maaf, saya kira orang tersebut "kurang kerjaan" atau hanya mencari sensasi.
Untuk apa mencari kapan tepatnya hari lahirnya Tuhan Yesus? Apakah dengan alasan untuk mengkoreksi hari natal?
Jika jawabannya adalah ya maka saya hanya bisa mengelus dada.
Mengapa?
Memang kelahiran Sang Juru Selamat tidak tepat jatuh pada tanggal 25 Desember, tapi
apa salahnya jika kita tetapkan tanggal 25 Desember sebagai hari kelahirannya?
Ibarat nenek kita yang lahir pada zaman Jepang dan tidak tahu kapan tanggal lahirnya.
Apakah dia akan marah jika kita tetapkan tanggal lahirnya agar kita bisa merayakan kelahirannya?
YANG PENTING MAKNANYA BUKAN KAPAN TEPATNYA.
Mari kita rayakan Natal dengan hati yang bersyukur.
Damai Tuhan selalu beserta kita.
Amin.
Benarkah 25 Desember hari kelahiran Tuhan Yesus
Kristus atau Santa Claus?
Hari natal sebentar lagi tiba.
Meskipun kita tidak tahu kapan tepatnya hati kelahiran Kristus sang juru selamat tetapi setidaknya 25 Desember dapat mengingatkan kita akan kelahiran Kristus.
Tetapi apakah kita masih mengingat akan kelahiran Kristus?
Atau kita hanya mengingat akan kedatangan Santa Claus?
Kebanyakan dari kita sibuk menyiapkan kado untuk tukar kado atau menyiapkan makanan untuk pesta.
Jarang atau malah tidak ada yang ingat tentang tujuan hari Natal ini.
Mereka terlalu sibuk untuk berpesta dan menunggu kedatangan Santa Claus.
Yang dipikirkan orang hanya Santa Claus.
Tidak adakah Kristus dipikiran kita?
Pada saat mempersiapkan pesta, untuk siapakah pesta itu diadakan?
Ingatkah kita mengundang Kristus untuk hadir dalam pesta tersebut?
Atau malah kita lupa untuk mengundang Kristus untuk datang pada pesta mengenang kelahirannya?
Segeralah minta maaf kepada-Nya.
Ingatlah bahwa hari Natal untuk mengenang kelahiran kristus bukan menunggu kedatangan Santa Claus.
