Rasa Syukur Itu Penting

Filed under: , , , by: brightshield

Hidup itu indah jika kita syukuri
Segala sesuatu yang tidak baik akan terasa baik jika kamu menjalani hidup ini dengan penuh syukur.
Udara yang dapat kita hirup secara gratis
Bukankah itu patut kita syukuri?
Atau hal tersebut masih kurang untuk membuat kita bersyukur?
Tidak cukupkah semua hal yang sudah Tuhan berikan untuk kita?
Tidak cukupkah itu untuk membuat kita bersyukur?
Jawabannya ada dalam diri kita.
Sebenarnya semua itu harusnya dapat membuat kita bersyukur dalam menjalani hidup ini.
Tetapi banyak orang yang merasa itu belum cukup.
Ada yang berkata "Pokoknya saya harus kaya dulu baru bersyukur", ada juga yang berkata "Saya cacat, bagaimana saya bisa bersyukur?"
Jika saudara termasuk salah seorang yang berkata demikian maka saya harus berkata bahwa "Tidak cukupkah Tuhan membiarkan saudara hidup di dunia sampai saat ini?".
Cobalah untuk merenung sejenak, apakah memang tidak ada yang patut kita syukuri?
Jika merenung dengan baik maka jawabannya pasti ada sesuatu yang dapat kita syukuri, entah keluarga yang baik atau hal lainnya.
Bersyukurlah akan segala hal yang terjadi pada kita karna pasti ada maksud di balik itu semua.

Tujuan Hidup

Filed under: , , , , by: brightshield

Hm.. Saya sering bertanya dalam hati, apa tujuan hidup saya?
Uang? Mobil?Jabatan?Kekuasaan?Atau istri cantik?
Apa tujuan hidup saudara? Apakah seperti yang saya tulis di atas?
Mungkin ada yang benar ada juga yang tidak.
Jadi apa sebenarnya tujuan hidup kita?
Hmm.. Jika tujuan hidup kita hanya mengejar materi atau kekuasaan, sebaiknya segera minta ampun pada Tuhan.
Mengapa? Sebab kita hidup di dunia ini bukan tanpa tujuan, bukan pula dengan tujuan mengejar materi atau kekuasaan, tujuan kita hidup adalah untuk melayani Tuhan.
Dengan cara apa?
Banyak hal yang dapat dilakukan, contohnya memberi kepada yang berkekurangan, saling mengasihi, atau saling membantu seorang terhadap yang lain. Lalu apa yang saya lakukan jika sudah melakukannya? Periksa lagi apakah perbuatan itu dilandasi oleh kasih Tuhan atau untuk mendapat kehormatan?
GBU

Belajar dari Kehidupan

Filed under: , , , by: brightshield

Semua yang ada di dunia ini diciptakan Tuhan dengan pasti dengan suatu tujuan

Masalah ada agar kita tahan uji

Cinta ada agar kita belajar mengasihi

Kesuksesan ada agar kita selalu bersyukur

Oleh karena itu, pandanglah segala sesuatunya positif karena pasti ada tujuan yang indah dibalik itu semua

Sikap Hidup

Filed under: , , , , , by: brightshield

Sikap anda adalah mata jiwa anda

Jika sikap anda negatif

maka anda akan memandang segala sesuatunya negatif

Jika sikap anda positif

maka anda akan memandang segala sesuatunya positif

Belajar dari Ketidaksempurnaan

Filed under: , , , , by: brightshield

Manusia banyak mengeluh kepada Tuhan saat menghadapi keadaan yang tidak mengenakkan.

Tetapi sadarkah kita bahwa dari semua itu kita dapat lebih dekat dengan Tuhan?

Bila kita tidak pernah sakit, bagaimana kita bisa mengetahui Tuhan maha penyembuh?

Bila kita tak pernah memohon ampun padanya, bagaimana kita bisa mengetahui Tuhan maha pengampun?

Bila hidup kita sempurna, apakah kita mau bergantung padanya?

Dari ketidaksempurnaan hidup ini justru kita dapat lebih dekat dengan Tuhan.

GBU

Memberi Dengan Hati

Filed under: , , , by: brightshield

Alkisah dahulu kala hiduplah seorang janda yang miskin dan tidak mempunyai anak.
Ia menggantungkan hidupnya sebagai buruh cuci dengan gaji 2000 rupiah per hari.
Dari uang yang didapat dari mencuci pakaian terkadang ia harus tidak makan karena tidak mempunyai uang yang cukup.
Di waktu yang sama pula hiduplah seorang kaya yang mempunyai harta hingga 5 milyar rupiah.
Hidupnya selalu berkecukupan dan tidak pernah berkekurangan.
Makanan yang ia makan selalu mewah, mulai dari steak,lobster,pizza, dan makan lain yang harganya mahal.
Waktu berlalu hingga tibalah hari dimana kedua orang ini beribadah di tempat yang sama.
Ibadah selesai kemudian masing-masing orang maju untuk memberi persembahan.
Orang yang kaya ini maju dengan hati yang sombong dan memberi uang sebesar 1 juta rupiah.
Banyak orang memujinya karena uang persembahan yang diberikan sangat besar.
Kemudian majulah janda miskin tersebut, ia memberikan seluruh uang miliknya yang berjumlah 5000 rupiah.
Padahal, uang itu dapat dibelikan makanan untuk ia makan hari itu tetapi ia rela tidak makan, ia ikhlas dengan pemberiannya tersebut. Walaupun tidak ada yang memujinya tetapi ia tetap merasa senang.
Saudaraku, mungkin kita sering memandang besarnya persembahan yang kita berikan dari nominalnya.
Tetapi hal tersebut tidaklah benar, Tuhan tidak memandang sesuatu yang kita berikan kepada-Nya dari besarnya nominal yang kita berikan tapi dari hati kita, apakah kita rela memberi sesuatu yang sangat kita sayangi untuknya atau tidak.
Belajarlah dari janda dalam kisah ini, ia rela tidak makan dan memberi semuanya untuk Tuhan.
Kiranya Tuhan memampukan kita untuk dapat memberi dengan hati.

Bercerminlah

Filed under: , , , , by: brightshield

Hari ini saya akan mengulas tentang cermin.
                                                  http://desypardede.files.wordpress.com/2008/11/cermin.gif
Eit, jangan salah, tulisan ini bukan tulisan ilmiah tentang cermin lho, juga bukan tentang cermin di pelajaran kimia..

Cermin adalah kaca yang dapat memantulkan bayangan.

Banyak orang, menggunakan cermin untuk merapikan penampilan mereka, khususnya kaum hawa yang bisa menghabiskan waktu berjam-jam di depan cermin hehe..

Para pelajar juga menggunakan cermin sebagai sarana belajar fisika.

Namun, tahukah anda bahwa cermin juga dapat digunakan untuk sarana pembelajaran diri?

Dengan melihat ke cermin, kita bisa melihat Tuhan ada dalam diri kita
atau sebaliknya, kita malah melihat sosok iblis di dalam cermin tersebut.

Itu semua bukan tergantung dari apa yang sudah kita perbuat,

Tuhan menciptakan kita menurut gambar dan rupa-Nya, hal itu sungguh sangat baik
tetapi seiring berjalannya waktu, gambaran Tuhan dalam diri kita dapat berubah menjadi gambar iblis jika kita berbuat segala sesuatu yang menyimpang dari kehendak-Nya.

Jadi jangan heran jika tiba-tiba seorang anak kecil berkata kepada saudara, "Bapak ini iblis ya?", karena melihat kelakuan kita.

Segeralah berkaca, koreksi apa yang salah dalam diri saudara, bercerminlah.

Tetapi berbahagialah saudara jika seorang anak kecil dapat melihat gambaran Tuhan dalam diri saudara.
GBU

Kisah Kupu-Kupu

Filed under: , , , , , , , , , by: brightshield

Seorang pria menemukan kepompong kupu-kupu.
Suatu hari lubang kecil muncul.
Dia duduk dan mengamati selama beberapa jam kupu-kupu
yang berjuang untuk menekan tubuhnya melalui lubang kecil.
Kemudian berhenti, seolah-olah tidak bisa pergi lebih jauh.

Pria itu memutuskan untuk membantu kupu-kupu.
Dia mengambil gunting dan
dipotong dari potongan-potongan sisa kepompong.
Kupu-kupu muncul dengan mudah namun
itu memiliki tubuh bengkak dan sayap keriput.

Pria itu terus menonton itu,
berharap bahwa sebentar lagi sayap itu akan membesar
dan meluas sehingga cukup untuk membuat tubuhnya terbang,
 Tapi tidak terjadi!
Bahkan kupu-kupu itu menghabiskan sisa hidupnya
merangkak.
Tidak pernah bisa terbang.

Pria itu membantu kupu-kupu itu tidak mengerti:
Kokon yang membatasi dan perjuangan
dibutuhkan oleh kupu-kupu untuk melewati lubang
adalah cara untuk memaksa cairan dari tubuh
ke dalam sayap sehingga sayap akan siap untuk terbang itu kupu-kupu keluar .

Kadang-kadang perjuangan persis
apa yang kita butuhkan dalam hidup kita.
Menjalani hidup tanpa rintangan akan melumpuhkan kita,
hal ini membuat kita tidak akan kuat dan kita tidak akan pernah terbang.