Pandanglah dari Sudut Pandang yang Lain dan Pekalah

Filed under: by: brightshield

Alkisah, di suatu daerah, hiduplah keluarga pak Budi, keluarga ini hidup bersama dengan keluarga lain di daerah itu.Suatu ketika, saat pak Budi sedang minum kopi, istinya datang:
Istri pak Budi: Pak, tau ga sih, pak Joni  tetangga kita ditangkap polisi karna kepergok mencuri beras dari pasar.
pak Budi:        Ah, yang benar bu?
Istri pak Budi: Iya pak, ibu dikasih tau ibu-ibu yang lain.
pak Budi:        Alasan pak Joni mencuri apa bu?
Istri pak Budi: Katanya sih anak dan istrinya belum makan sejak 2 hari yang lalu.
pak Budi:        Lagian pak Joni sih tidak mau cari pekerjaan, kan kalau ada pekerjaan seperti bapak, anak
                       istrinya tidak akan kelaparan.
Istri pak Budi: Iya, betul juga pak.

Demikian cerita mengenai pak Budi. Seringkali hal tersebut terjadi dalam hidup kita. Ada tetangga yang berbuat salah kita juga ikut menghukum dan mencemooh, bahkan sering kali kita membandingkan hidupnya dengan hidup kita yang kita anggap lebih baik. Padahal kalau saja kita mau memandang dari sudut orang tersebut maka kita akan mengerti alasannya. Coba saja jika keluarga anda belum makan 2 hari dan anda tidak punya pekerjaan dan uang, apa yang anda lakukan? Pinjam uang tetangga? Mengemis? Jika itu semua sudah dilakukan tapi tidak ada hasil, apa yang saudara lakukan? Saya tidak membenarkan tindak kejahatan. Tindak kriminal itu salah dan tidak boleh dilakukan.Tapi hendaknya kita melakukan tindakan nyata untuk menolong. Coba pikirkan, jika saja tetangga pak Joni peka terhadap tetangganya dan membantu pak Joni pasti tidak akan terjadi pencurian. Jika saja kita lebih peka terhadap keadaan orang lain maka tidak akan ada kasus bunuh diri. Jika saja orang tua memandang dari sudut pandang anak dalam mendidik maka tidak akan ada kejadian anak stess atau salah pergaulan.
COBA INTROSPEKSI DIRI KITA MASING-MASING, KARNA SERING KALI TINDAKAN TIDAK BAIK DISEBABKAN OLEH KITA SENDIRI.
GBU

0 comments: